CERITA DI SMKN 2 GARUT

Akhir-akhir ini saya disibukan dengan kegiatan akreditasi sekolah tempat saya mengajar. Hampir tiap malam pikiran dihantui dengan yang namanya”accesor”. Ma’lum menjadi ketua jurusan dan pertama kalinya mengikuti akreditasi. Dalam kebingungan, kegelisahan atau boleh dibilang lagi galau, saya coba ketik pada mesin pencari google “ SMKN 2 Garut”. Kenapa saya ketik itu karena saya jadi teringat almamater saya, yakni SMKN 2 Garut.

Banyak cerita, banyak kenangan, dan banyak kejadian walau hanya ditempuh dalam tiga tahun. Disanalah aku mulai diperkenalkan dunia pergerakan, disanalah aku mengenal islam, yah “islam”. berbicara islam bagi siswa SMKN 2 Garut , pasti akan langsung ingat IPMA-Salman. Disanalah saya belajar berbicara, disanalah saya menemukan teman yang berbeda-beda karakter. Namun lewat merekalah saya belajar memahami perbedaan. Lewat merekalah saya termotivasi untuk mendapat sesuatu yang terbaik, mereka selalu menjadi insfirasi, terima kasih sahabat.

IPMA salman, adalah sebuah orgnaisasi pertama dan yang utama bagi saya karena di organisasi inilah pertama kali saya belajar untuk memimpin, yah untuk “memimpin”. Saya menjadi ketua “IPMA-salman”, saya tak pernah membayangkan dan tak pernah menginginkan, karena memang ilmu agama saya cetek sekali. Saya sering melihat anggota lain di IPMA salman yang lebih baik, kemampuan dan pengetahuan agamanya. Tapi saya masih heran samapai sekarang mengapa saya yang menjadi ketua Rohis pada waktu itu. Dalam suasana masih bingung dan tak tahu apa yang harus saya lakukan, terdengar suara kang Nanda ketua sebelumnya menjabat membacakan sumpah sebagai ketua yang harus saya ulang. Tak kuasa membacakan sumpah saya langsung menangis karena saya merasa sumpah tersebut terlalu berat untuk dilaksanakan. Berat hukumannya jika dalam kepengurusan melanggar janji yang telah diucapkan. Namun tangisku reda ketika anggota lainnya menenangkan, “tenang kamu tidak sendiri kami pasti membantu, karena ini adalah organisasi kita bersama”.

Masa sekolah di SMKN 2 Garut memang tak saya sia-siakan, sehingga hampir setiap hari ada agenda kegiatan, sampai-sampai saya jarang pulang ke kosan karena banyaknya kegiatan. Teman kosan saya pada waktu M. Yusuf Kurnia (sekarang kuliah di UPI), beliau kan agak penakut jadi tidak suka kalau tidak ada teman dikosan sering protes kalau saya tidak ada di kosan. Tapi yah mau bagaimana saya memang lagi gandrung dengan aktifitas saya diluar. Setiap pengajian saya datangi, sampai tiap malam berpindah-pindah pengajian dari satu majels ke majelis lain, waktu itu saya sering singgah ke daerah kakek saya di rancakalong sucinaraja Garut. Sayapun sering diajak oleh teman yang membuat saya mengenal pergerakan saudara Fauzi wibawa al-Hasani, yah kau dimana sekarang?….., walaupun pada akhirnya kita berbeda haluan dalam jalan pergerakan kau tetap temanku. Banyak insfirasi yang ku dapat darimu, semoga Alloh menjadikan kita selamat dan mendapat ridho-Nya. Aminn

Allan permana, yang jejaknya dapat ku telusuri sampai POLMAN Bandung, yang selalu tak pernah pikir-pikir kalau mau membantu saya, berapapun selalu kau berikan kalau aku membutuhkan. Ahmad mubarok, cece ramdhani, saepul anwar, tiga sejoli yang selalu membuat saya tertawa, karena kelakuannya. Semoga kalian selalu di bimbing kejalan yang alloh ridhoi sobat……

Dede rismawan, prayudi, miftah, kang nanda, kang eful, kang ibro, dan lain-lain aku kehilangan jejak kalian dimana kalian sekarang…… dan tak lupa teman-teman sekelas MO 2, serta wali kelas Drs. H. Gusti Gunawan, yang galak tapi sebenarnya lucu..he..he.. saya jadi bendahara kelas jadi korban wae…., dasar suhada dimana ayeuna si bengal teh…. hee pisss ah…

AA ade (ade rustana) ,teh mite, rafi dan ma haji, yang punya kosan (waduhhh kumaha kabarna….) selalu saja alloh datangkan pertolongan lewat mereka ketika saya tak punya uang untuk makan. Mudah-mudahan Alloh memberi kemudahan untuk mereka aminn….

Dadan Budiman, yang dapat saya ketahui jejaknya di POLBAN, kabul ginanjar pun sama. Abdul Patonah di UPI, Abdul Malik di UT, Pa dadung yang suka merepotkan dan banyak omong mudah-mudahan segera menikah ya pa…..aminn…

Pa dudung, bu ai yang tak bosan mengajari saya tentang arti hidup dan kehidupan, semoga alloh memberi keistiqomahan buat mereka. Aminnnn……

Pa maulana Hasanudin, bu sa’adah, Pa Rosyidin, pa nando, pa yana, pa rahmat, bu elis, bu tuti, pa latif, pa asep, pa taryan, ah siapa lagi lupa terlalu banyak… mudah-mudahan semua mendapat pahala yang berlimpah dari alloh SWT. aminnn…

Kayanya ngabsen orangnya cukup dulu lah…. pokonya banyak cerita di SMKN 2 Garut , dan Selain kegiatan keagamaan saya pun masuk ke kegiatan lainnya seperti OSIS sebagai ketua kabid 1, GEPAK (pencak silat) sebagai divisi kerohanian. Banyak aktif di ekstra kurikuler sehingga semakin memperbanyak teman, dan kenalan dari ekstrakurikuler lainnya. Pengalaman itulah yang membuat saya sering kangen kembali ke masa sekolah di SMKN 2 garut. Selain karena kegiatan ekstra, hal-hal lucu teman sekelaspun selalu membuat saya ingin kembali ke masa lalu.

 

Tentang arassh

i'm a moslem
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Pendidikan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s