CIRI ANAK BERDASARKAN URUTAN KELAHIRAN

Daftar-Nama-Bayi-IslamiA. ANAK PERTAMA

  • Berperilaku secara matang karena berhubungan dengan orang-orang dewasa dan karena diharapkan memikul tanggung jawab.
  • Benci terhadap fungsinya sebagai teladan bagi adik-adiknya sebagai pengasuh mereka
  • Cenderung mengikuti kehendak dan tekanan kelompok dan mudah dipengaruhi untuk mengikuti kehendak orang tua
  • Mempunyai perasaan kurang aman dan perasaan benci sebagai akibat dari lairnya adik yang sekarang menjadi pusat perhatian
  • Kurang agresif dan kurang berani karena perlindungan orang tua yang berlebihan
  • Mengembangkan kemampuan memimpin sebagai akibat dari harus memikul tanggung jawab di rumah. Tetapi in disanggah dengan kecenderungan untuk menjadi “boss”
  • Biasanya berprestasi tinggi atau sangat tinggi karena tekanan dan harapan orang tua dan keinginan untuk memperoleh kembali perhatian orang tua bila ia merasa bahwa adik-adiknya merebut perhatian orang tua dari dirinya
  • Sering tidak bahagia karena adanya perasaan kurang aman yang timbul dari berkurangnya perhatian orang tua dengan kelahiran adik-adiknya dan benci karena mempunyai tugas dan tanggung jawab yang lebih banyak daripada adik-adiknya

B. ANAK TENGAH

  • Belajar mandiri dan bertualang adalah akibat dari kebebasan yang lebih banyak
  • Menjadi benci atau berusaha melebihi prilaku kakaknya yang lebih diunggulkan
  • Tidak menyukai keistimewaan yang diperoleh kakaknya
  • Bertingkah dan melanggar peraturan untk menarik perhatian orang tua bagi dirinya sendiri dan merebut perhatian orang tua dari kakak atau adiknya
  • Mengembangkan kecenderungan untuk menjadi “bos”, mengejek , mengganggu, atau bahkan menyerang adik-adiknya yang memperoleh lebih banayk perhatian orang tua
  • Menegmbangkan kebiasaan untuk tidak berprestasi tingggi karena kurangnya harapan-harapan orang tua dan kurangnya tekanan untuk berprestasi
  • Mempunyai tanggung jawab lebih sedikit dibandingkan tanggung jawab anak pertama. Sering ditafsirkan bahwa anak tengah lebih rendah dibandingkan anak pertama. Hal ini melemahkan pengembanagan sisfat-sifat kepemimpinan
  • Terganggu oleh perasaan –perasaan diabaikan orang tua yang selanjutnya mendorong timbulnya berkembangnya gangguan prilaku
  • Mencari persahabatan dengan teman-teman sebaya diluar rumah, hal ini seringkali mengakibatkan penyesuaian sosial yang lebih baik daripada penyesuaian anak pertama

C. ANAK BUNGSU

  • Cenderung keras dan banyak menuntut sebagai akibat dari kurang ketatnya disiplin dan “dimanjakan” oleh anggota-anggota keluarga .
  • Tidak bnayak memiliki rasa benci dan rasa aman yang lebih besar karena tidak pernah disaingi oleh saudara-saudarnya yang lebih muda
  • Biasnya dilindungi oleh orang tua dari serangan fisik atau verbal kakak-kakanya dan hal ini mendorong ketergntungan dan kurangnya rasa tanggung jawab
  • Cenderung tidak berprestasi tinggi karena kurangnya harapan dan tuntutan orang tua
  • Mengalami hubungan sosial yang baik dilar rumah dan biasanya populer tetapi jarang menjadi pemimpin karena kurangnya kemauan memikul tanggung jawab
  • Cenderung merasa bahagia karena memperoleh perhatian dan “dimanjakan” anggota –anggota keluarga selama awal masa kanak-kanak

Sumber:
Hurlock, Elizabeth B .(1980).Developmental Psyclogy, A life-span Approach, Fifth edition. McGraw-Hill,Inc

Tentang arassh

i'm a moslem
Pos ini dipublikasikan di Pendidikan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s