Jadilah Pemuda Muslim yang Berkarakter

Dalam hadist, pemuda sering di istilahkan dengan kata syaabun. Dalam sebuah hadist riwayat imam bukhari, disebutkan bahwa diantara tujuh kelompok yang akan mendapat naungan Alloh SWT pada hari ketika tidak ada naungan, selain naungan-Nya, adalah syaabun nsya’a fil ‘ibadatillah(pemuda yang tumbuh berkembnag dalam pengabdian kepada Alloh SWT).
Sepanjang peradaban manusia, pemuda adalah pelopor. Berbagai perubahan terjadi disetiap bangsa, selalu digerakan oleh pemuda. Dibalik setiap transformasi sosial, juga ada anak muda. Ibarat sang surya, maka pemuda bagaikan isnar matahari yang berada pada tengah hari dengan terik panas yang menyengat. Yang menetukan fase kehidupan manusia sejak dijanin, balita, kanak-kanak, dewasa dan masa tua adalah usia murahiq-masa muda-(antara 30-40), meminjam istilah ahli kepribadian. Berbagai bakat, potensi, kecenderungan, baik mengarah kepada kebaikan maupun kepada kejahatan memiliki dorongan yang sama kuatnya ketika pada masa muda. Itulah sebabnya, kegagalan dan keberhaslan seseorang, kematangan kepribadian manusia pada masa tua ditentukan oleh masa mudanya.
Dalam al-quran pemuda menggunakan istilah “fatan”, sebagaimana firman Alloh SWT:
Mereka berkata:”kami dengar ada seorang pemuda yang mencela berhala-berhala ini yang bernama ibrahim “(al-anbiya(21):60)
Dalam islam dikenal Bpa yang mengenalkan tauhid, dialah Ibrahim. Ia menegakan nilai-nilai tauhid ditengah dominasi dan hegemoni paham paganisme, seorang diri. Bahkan bapaknya sendiri melawannya. Kalau bukan kesabaran dan keyakinan yang terpatri didalam hati, mustahil misi suci ini bisa diwujudkan.
Sebagaimana kisah ashabul kahfi pada surat al kahfi (18) :10-13
“(ingatlah) tatkala pemuda –pemuda itu mencari tempat berlindung kedalam gua lalu mereka bersoa :ya tuhan kami berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami(ini).
Kami kisahkan kepadamu (muhammad ) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda –pemuda yang beriman kepada tuhan mereka dan kami tambah pula untuk mereka petunjuk.”
KARKTERRISTIK PEMUDA PEJUANG
Eksistensi dan peranan pemuda sangat urgen. Dalam al-quran ataupun hadist, banyak di sebutkan karakteristik/jati diri sosok pemuda idela yang harus dijadikan teladan oleh pemuda yang bercita-cita sebagai pemimpin sukses.
Pertama, memiliki keberanian (syaja’ah) dalam menyatakan yang hak(benar) itu hak(benar) dan yang batil itu bathil. Katakanlah kebenaran walaupun rasanya pahit (alhadist). Jihad yang paling tinggi adalah mengatakan kebenaran (kalimat haq) didepan pemimpin yang dzalim (alhadist). Lalu siap bertanggung jawab serta mennaggung resioko ketika memperthaankan keyakinan.
Contohnya adalah pemuda ibrahim yang menghancurkan “berhala-berhala” kecil, lalu menggantungkan kapaknya ke “berhla “ yang paling besar untuk memberikan pelajaran kepada kaumnya bahwa menyembah berhala itu (tuhan selain Alloh) sama sekali tidak bisa mendatangkan manfaat dan menolak bahaya. Kisah keberaniannya dikisahkan dalam al-quran surat al anbiya(21):56-70
Kedua, ia memiliki rasa ingin tahu yang tinggi(curiosity) untuk mencari dan menemukan kebenaran atas dasar ilmu pengetahuan dan keyakina. Artinya, tidak pernah berhenti dari belaja dan menuntut ilmu penegtahuan(QS:Al-baqarah(2):260) semkain banyak ilmu yang dimilikinya, ia mneyadari betapa bnayak ilmu yang belum ia ketahui. Semakin berilmu, semkain tunduk tauhidnya pada wahyu.
Ketiga, selalu berusaha dan berupaya untuk berkelompok dalam bingkai keyakinan dan kekuatan akidah yang lurus, seperti pemuda-pemuda ashabul kahfi yang dikisahkan alloh SWT pada QS. Alkhfi (18):25. Bukan berkelompok untuk mnegadakan konsfirasi jahat(makar), atau berfikir yang aneh-aneh hanya untuk mencari sensasi.
Para pemuda pejuang yang berkarakter ala ibrahim, ia ingin berkelompok bukan untuk huru-hara atau tujuan yang tidak ada manfaatnya. Tetapu berkelompok dalam kerangka ” ta’awun a’la birri wat taqwa” (bersinergi dalan kebaikan dan ketaqwaan). Bukan bekerja sama dalam perbuatan dosa dan permusuhan.
Keempat, selalu berusaha untuk menjaga akhlak dan kepribadian sehingga tidak terjerumus pada perbuatan asusila. Hal ini seperti kisah nabi yusuf dalam Q yusuf(12): 22-24
Pemuda dengan tipe ini, bisa digambarkab pada sosok nabiyullah yusuf yang tak tergoda , meski kesempatan ada. Yusuf tak mau meladeni wanita(zulaikha) yang etrus menggodanya. Ketika yusuf digoda, ia justru berkata:”aku berlindung kepada Alloh, sesunguhnya tuanku telah memperlakukan aku dengan baik.”
Kelima, memiliki etos kerja dan etos usaha yang tinggi serta tidak pernah menyerah pada rintangan dan hambatan. Ia memandang berbagai kesulitan adalah sebagai peluang untuk mengukir prestasi dan sarna kematangan jiwa.” Seandainya menjadi manusia besar itu mudah, betapa banyak manusia yang terlahir sebagai pahlawan”, meminjam ungkapan ahli sastra arab.
Hal itu dipergakan oleh soso pemuda muhammad yang menjadikan tantangan sebagai peluang untuk suskes hingga ia menjadi pemuda yang bergelar al-amin(terpercaya) dari masyarakat.
Wahai pemuda, marilah kita ikuti perjalanan sosok mengagumkan itu. Merekalah sosok pemuda ideal yang patut kita contoh, jangan salah mencontoh karena kesalahan tersebut kan berpengaruh terhadap prilaku kita. Sekiranya cukup kisah nabi yusuf, nabi ibrahim, ashabul kahfi , nabi muhammad dan nabi lainnya sebagai panutan kita, sebagai tauladan kita. Jika benar dalam beruswah maka akan lahir pemuda-pemuda yang berkarakter. Semoga ini menjadi insfirasi bagi para pemuda indonesia.
Sumber:
NN.(2012).”Aslih Nafsaka, wad’u ghairika”. Karya Pribadi tidak diterbitkan

Tentang arassh

i'm a moslem
Pos ini dipublikasikan di Pembinaan Diri, Pendidikan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s