TUJUAN PENDIDIKAN

A. Pengertian Tujuan Pendidikan
Tujuan pendidikan adalah salah satu unsur pendidikan berua rumusan tentang apa yang harus dcapai oleh anak didik, yan berfungsi sebagai pemberi arah bagi semua kegiatan pendidikan.
B. Jenis –Jenis Tujuan Pendidikan
Menurut M.J. Langeveld(1980), terdapat enam jenis tujuan pendidikan yaitu:
1. Tujuan umum(tujuan lengkap, total atau tujuan akhir)
Merupakan tujuan yang menjadi sumber bagi tujuan lainnya. Semua manusia ingin mencapai tujuan tersebut yakni manusia dewasa/kedewasaaan atau menjadi manusia. Tujuan umum ini dapat dijabarkan menjadi tujua-tujuan khusus
2. Tujuan khusus
Merupakan penjabaran/pengkhususan dari tujuan umum yang dirumuskan bedasarkan asas atau prinsif sebagai berikut:
a. Usia, bakat, dan jenis kelamin anak didik
b. Kemungkinan-kemungkinan yang ada ada keluarga dan alam sekitar anak didik
c. Tujuan kemasyarakatan bagi anak sianak
d. Kesanggupan-kesanggupan yang ada pada anak didik
e. Tugas lembaga pendidikan
f. Tugas bangsa dan manusia pada waktu dan tempat tertentu

3. Tujuan insidental
Tujuan insidental adalah tujuan yang menyangkut suatu peristiwa khusus. Tujuan khusus jauh hubungannya dengan tujuan umum, namun demikian tujuan insidentalbtetap terarah juga kepada tujuan umum.
4. Tujuan sementara
Tujuan sementara atau tujuan tentatif ialah tujuan yang terdapat pada langkah-langkah pencapaian tujuan umum, atau yang merupakan “tempat berhenti dalam perjalanan” dalam rangka mencapa tujuan umum.
5. Tujuan tak lengkap
Tujuan tak lengkap adalah tujuan yang berkenaan dengan salah satu aspe kemampuan ata dimensi kehidupan.
6. Tujuan intermedier
Tujuan intermedier adalah tujuan pendidikan yang apabila dapat dicapai menjadi alat atau jembatan untuk mencapai tujuan pendidikan lainnya yang lebih luas atau lebih tinggi tingkatannya.
C. Hirearki tujuan pendidikan
1. Tujuan pendidikan nasional
Tujuan pendidikan nasional yaitu tujuan dari keseluruhan satuan, jenis dan kegiatan pendidikan, baik pada jalur pendidikan formal, informal dan nonformal dalam konteks pembangunan nasional. Tujuan pendidikan nasional Indonesia adalah untuk “berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat berilmu, cakap, Kereatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”(Pasal 3 UU RI No 20 Tahun 2003)
2. Tujuan institusional
Tujuan institusional adalah tujuan yang seharusnya dicapai oleh lembaga pendidikan tertentu.
3. Tujuan kurikuler
Tujuan kurikuler yaitu tujuan suatu bidang studi atau mata pelajaran. Misl tujuan mata pelajaran IPA, IPS, matematika dan lain sebagainya.
4. Tujuan instruksional atau pengajaran, yang meliputi;
a. Tujuan pengajaran umum / tujuan pembelajaran umum(TPU)
Tujuan pembelajaran umum adalah tujuan suatu pokok bahasan dari suatu bidang studi atau mta pelajaran yang diajarkan disuatu lembaga pendidikan (seperti disekolah dasar , maupun di sekolah lanjutan)
b. Tujuan pengajaran khusus/Tujuan Pembelajaran Khusus(TPK)
Adalah tujuan yang bersifata spesifik, operasional, dan terukur yang harus dicapai pada setiap satuan/pertemuan pembelajaran.
D. Taksonomi tujuan pendidikan
Benjamin Bloom, dkk mengklasifikasikan tujuan pendidikan mejadi tiga domain, yakni:
1. Kawasan kognitif, mencakup kemampuan-kemampuan intelektual mengenai lingkungan. Kawasan ini terdiri atas enam kemampuan, yakni:
a. Pengetahuan, yaitu kemampuan mengingat kembali hal-hal yang telah dipelajari
b. Pemahaman, yaitu kemampuan menangkap makna atau arti sesuatu hal
c. Penerapan, yaitu kemampuan mempergunakan hal-hal yang telah dipelajari untuk menghadapi situasi-situasi baru yang nyata
d. Analisis, yaitu kemampuan menjabarkan sesuatu menjadi bagia-bagian sehingga struktur organisasinya dapat dipahami
e. Sintesis, yaitu kemampuan memadukan bagian-bagian menjadi satu keseluruhan yang berarti
f. Penilaian, yaitu kemampuan memberikan harga sesuatu hal berdasarkan kriteria intern atau kelompok atau kriteria ekstern atau yang ditetapkan terlebih dahulu.

2. Kawasan afektif , mencakup kemampuan-kemampuan emosional dalam mengalami, menghayati sesuatu hal. Kawasan ini mencakup lima kemampuan emosional yaitu :
a. Kesadaran, yaitu kemampuan untuk ingin memperlihatkan sesuatu hal
b. Partisipasi, yaitu kemampuan untuk turut serta terlibat dalam sesuatu hal
c. Penghayatan nilai, yaitu kemampuan untuk menerima nilai dan terikat kepadanya
d. Pengorganisasian nilai,yaitu kemampuan untuk memiliki sistem nilai dalam dirinya
e. Karakterisasi diri, yaitu kemampuan untuk memiliki pola hidup (life style), dimana sistem nilai yang terbentuk dalam dirinya mampu mengawasi tingkah lakunya.
3. Kawasan psikomotor, mencakup kemampuan –kemampuan motorik menggiatkan dan mengkoordinasikan gerakan. Untuk kawasan psikomotor belum dikembangkan oleh Benjamin Bloom, namun kawasan ini telah dikembangkan oleh kibler, baher, dan Mills (1972) dan Simmon (1972), dan berikut kawasan psikomotor yang dikembangkan oleh Harrow:
a. Gerakan refleks, yaitu kemampuan tindakan-tindakan yang terjadi secara tak snegaja dalam merespon sesuatu perangsang
b. Gerakan dasar, yitu kemampuan melakukan pola-pola gerakan yang bersifat pembawaan dan terbentuk dari kombinasi gerakan-gerakan refleks.
c. Kemampuan perseptual, yaitu kemampuan menterjemahkan perangsang yang diterima melalui alat indera menjadi gerakan –gerakan yang tepat.
d. Kemampuan jasmani, yaitu kemampuan dan gerakan-gerakan dasar yang merupakan inti untuk memperkembangkan gerakan-gerakan yang terlatih
e. Gerakan-gerakan terlatih, yaitu gerakan-gerakan yang canggih dengan tingkat efisiensi tertentu
f. Komunikasi nondiskursif, yaitu kemampuan melakukan komunikasi dengan melalui isyarat gerakan badan. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa hasil pendidikan adalah orang yang telah mengalami peningkatan kualitas kemamuan kognitif, afektif, dan psikomotornya (Redja Mudyahardjo,1991)

Sumber:
Syaripudin, Tatang, dan Kurniasih.(2012).Pedagogik Teoritis Sistematis. Bandung: Percikan Ilmu

Dituls Oleh : Abdul Rohman, Pendidikan Teknik Mesin (Otomotif 2008), Universitas Pendidikan Indonesia

Tentang arassh

i'm a moslem
Pos ini dipublikasikan di Pendidikan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s