MEMAHAMI ARTI BELAJAR

A. Pengertian belajar
Beberapa pakar pendidikan mendefinisikan belajar sebagai berikut:
1. Gagne
Belajar adalah perubahan disposisi atau kemampuan yang dicapai seseorang melalui aktifitas perubahan disposisi tersebut bukan diperoleh langsung dari proses pertumbuhan seseorang secara alamiah.
2. Travers
Belajar adalah proses menghasilkan penyesuaian tingkah laku
3. Cronbach
Learning is shown by a change in behavior as a result of experience. (belajar adalah perubahan perilaku sebaga hasil dari pengalaman).
4. Harold spears
Learning is to observe, to read, to imitate, to try something themeselves, to listen, to follow direction.(dengan kata lain, bahwa belajar adalah mengamati, membaca, meniru, mencoba sesuatu, mendengar, dan mengikuti arah tertentu).
5. Geoch
Learning is change in performance as a result of practice.(belajar adalah perubahan performance sebagai hasil latihan)
6. Morgan
Learning is any relatively permanent change in behavior that is a result of past experience.(belajar adalah perubahan perilaku yang bersifat permanen sebagai hasil dari pengalaman.

B. Prinsif belajar
Prinsif prinsif belajar adalah sebagai berikut :
Pertama, adalah perubahan perilaku, dimana perubahan prilaku ini memiliki ciri :
1. Sebagai hasil tindakan rasional instrumental yaitu perubahan yang disadari
2. Kontinu atau berkesinambungan dengan perilaku lainnya
3. Fungsional atau bermanfaat sebagai bekal hidup
4. Positif atau berakumulasi
5. Aktif sebagai usaha yang direncanakan dan dilakukan
6. Permanen atau tetap, sebagaimana dikatakan oleh wittig, belajar sebagai any relatively permanent change in an organism’s behavioral reperoire that occurs as a result of experience.
7. Bertujuan dan terarahmencakup keseluruhan potens kemanusaan
Kedua, belajar merupakan prose. Belajar terjadi karena didorong kebutuhan dan tujuan yang ingin dicapai. Belajar adalah proses sistemik yang dinamis, konstruktif dan organik. Belajar merupakan kesatuan fungsional dari berbagai komponen belajar.
Ketiga, belajar merupakan bentuk pengalaman. Pengalaman pada dasarnya adalah hasil dari interaksi antara peserta didik dengan lingkungannya. William burton mengemukakan bahwa “a good learning situation consist of a rich and varied series of learning experience unified around a vigorous purpose and carried on in interaction with a rich varied and propocative environtment.
C. Tujuan belajar
Tujuan belajar sebenarnya sangat banyak dan bervariasi. Tujuan belajar yang ekplisit diusahakan untuk dicapai dengan tindakan instruksional, lazim dinamakan instructional effects, yang biasa berbentuk pengetahuan dan keterampilan. Sementara, tujuan belajar sebaga hasil yang menyertai tujuan belajar instruksional lazim disebut nurturant effects. Bentuknya berupa, kemampuan berpikir kritis dan kreatif, sikap terbuka dan demokratis, menerima orang lain, dan sebagainya. Tujuan ini merupakan konsekuensi logis dari peserta didik”menghidupi”(live in) suatu sistem lingkungan belajar tertentu.
D. Hasil belajar
Hasil belajar adalah pola-pola perbuatan, nilai –nilai, pengertian-pengertian, skap-sikap, apresiasi dan keterampilan. Merujuk pemikira gagne , hasil belaar berupa:
1. Informasi verbal yaitu kapabilitas mengungkapakan pengetahuan dalam bentuk bahasa, baik lisan maupun tertulis. Kemampuan merespon secara spesifik terhadap rangsangan spesifik. Kemampuan tersebut tidak memerlukan manipulasi simbol, pemecahan masalah maupun penerapan aturan
2. Keterampilan intelektual yaitu kemampuan mempresentasikan konsep dan lambang. Keterampialan intelektual terdiri dari kemampuan mengategorisasi, kemampuan analitis –sintesis fakta-konsep dan mengebangkan prinsif prinsif keilmuan. Keterampilan intelektual merupakan kemampuan melakukan aktifitas kognitif bersfat khas.
3. Strategi kognitif yaitu kecakapan menyalurkan dan mengarahkan aktifitas kognitifnya sendiri. Kemampuan ini meliputi penggunaan konsep dan kaidah dalam memecahkan masalah
4. Kemampuan motorik yaitu kemampuan melakukan serangkaian gerak jasmani dalam uusan dan koordinasi, sehingga terwujud otomatisme gerak jasmani.`
5. Sikap adalah kemampuan menerima dan menolak objek berdasarkan penilaian terhadap objek tersebut. Sikap berupa kemampuan menginternalisasi dan eksternalisasi nilai-nilai. Sikap merupakan kemampuan menjadikan nilai-nilai sebaga standar prilaku.
Menurut bloom, hasil belajar mencakup kemampuan kognitif, afektif dan psikomotorik. Domain kognitif adalah konowledge(pengetahuan, ingatan), comprehension (pemahaman, menjelaskan, meringkas, contoh), application (menerapkan) analysis (menguraikan, menentukan hubungan) synthesis(mengorganisasikan, merencanakan, membentuk bangunan baru) dan evaluation(menilai). Domain fektif adalah receiving (sikap enerima), responding(memeberikan respon), valuing (niali), organization (organisasi), characterization(karakterisasi). Domain psikomotor meliputi initiatory. Pre-routine, dan rountinized psikomotor juga mencakup keteramilan produktf, teknik, fsik, sosial, manajerial, dan intelektual. Smeentara menurut Lindgren hasil pemebelajaran meliputi kecakapan, informasi, pengertian, dan sikap.
Yang harus diingat, hasi belajar adalah perubahan perilaku secara keseluruhan bukan hanya salah satu aspek potensi kemanusiaa saja. Artinya, hasil pemeblajaran yang diaktegorisasi oleh para pakar pendidikan sebagaimana tersebut diatas tidak dilihat secara pragmentaris atau terpisa, melainkan komprehensif.
E. Tipe kegiatan belajar
Secara ekletis tipe kegiatam belajar dapat dirangkum sebagai berikut:
1. Keterampilan
Kegiatan belajar keterampilan berfokus pada pengalaman belajar melalui gerak yang dilakukan peserta didik. Kegiatan belajar ini merupakan paduan gerak, stimulus, dan respon yang tergabung dalam situasi belajar. Ketiga unsur ini menumbuhkan pola gerak yang terkoordinasi pada diri peserta didik. Kegiatan belajar keterampilan terjadi jika peserta didik menerima stimulus kemudian merespon dengan menggunakan gerak.
2. Pengetahuan
Kegiatan belajar pengetahuan merupakan dasar bagi semua kegiatan belajar. Kegiatan belajar pengetahuan termasuk ranah kognitif. Ranah ini mencakup pemahaman terhadap suatu pengetahuan, perkembangan, kemampuan, dan keterampilan berfikir.
3. Informasi
Kegiatan belajar informasi adalaha kegiatan peserta didik memahami simbol, seperti kata, istilah, pengertian dan peraturan. Kegiatan belajar informasi wujudnya berua hafalan. Peserta didik mengenali, mengulang, dan mengingat fakta atau pengetahuan yang dipelajari. Belajar informasi yang terbaik ialah dnegan memformulasikan informasi ke dalam rangkaian bermakna bagi peserta didik dalam kehidupannya.
4. Konsep
Kegiatan belajar konsep adalah belajar mengembangkan inferensi logika atau membuat generalisasi dari fakta ke konsep.
5. Sikap
Kegiatan belajar sika atau yang dikenal dengan kegiatan belajar afektif. Sikap diartiakn sebaga pola tindakan peserta didik dala merespon stimulus tertentu. Sikap merupakan kecenderungan atau predisposisi perasaan dan perbuatan yang konsisten pada diri seseorang. Sikap berhubungan dengan minat, nilai, penghargaan , pendapat dan prasangka.
6. Pemecahan masalah
Kegiatan belajar memecahkan masalah adalah merupakan tipe kegiatan belajar dalam usaha mengembangkan kemampuan berfikir. Berfikir adalah aktifitas kognitif tingkat tinggi. Berfikir melibatkan asimilasi dan akomodasi berbaga pengetahuan struktur kognitif atau skema kognitif yang dimiliki peserta didik untuk memecahkan persoalan.
Gagne mentifikasikan kegiatan belajar menjadi delpan, yaitu:
1. Signal learning
2. Stimulus-response learning
3. Chaining learning
4. Verbal association
5. Multiple discrimination learning
6. Concept learning
7. Principle learning
8. Problem solving learning

F. Pembelajaran dan pengajaran
Berdasarkan arti kamus, pengajaran adalah proses perbuata, cara mengajarakan. Pengajaran adalah proses penyampaian. Pembelajaran berdasarkan makna leksikal berarti proses, cara, perbuatan mempelajari.

Sumber :
Supriyono, Agus.(2009). Cooperative Learning.Jogjakarta:Pustaka Pelajar

Ditulis oleh: Abdul Rohman, Pendidikan Teknik Mesin (2008) Universitas Pendidikan Indonesia

Tentang arassh

i'm a moslem
Pos ini dipublikasikan di Pendidikan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s